"Untuk menjadi optimis memang bukan jalan yang mudah, mengingat kondisi tiap orang berbeda. Tapi yang penting optimisme harus tetap ada, walaupun jurang itu di depan kita, tinggal kita mau atau tidak untuk menyeberanginya."
(Jeremy, 28 th, penderita kanker otak)

Pengobatan yang pertama anda pilih jika diketahui terkena kanker adalah:
 

Mohon Perhatian

Untuk kepentingan sosial, seluruh artikel di Rumah Kanker boleh dikutip dan dipublikasi ulang dengan menyebutkan sumbernya. Sebuah email pemberitahuan dapat mewakili penghargaan anda kepada kami. Tetapi penggunaan untuk kepentingan komersial harus mendapatkan ijin terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan form kontak untuk menghubungi kami.
 

Manfaatkan informasi dalam Rumah Kanker secara bijaksana. Gunakan artikel sebagai pelengkap, bukan pengganti konsultasi, keterangan, dan nasehat dokter. Anda tetap harus bertatap muka langsung dengan dokter. Konsultasi online tidak memadai untuk diagnosa penyakit dan menentukan pengobatan yang tepat.

Silakan Masuk



Kami menjaga privasi Anda.

Bezuk

Ada 10 Tamu berkunjung
Anda pengunjung ke : 942352
Jadi Anda Menderita Kanker? Bookmark and Share

Saat pertama kali mendengarnya, pasti Anda sekeluarga sangat terpukul, cemas, dan takut. Itu sangat wajar. Saya pun pernah mengalaminya, bahkan berkali-kali. Saat dokter mengatakan ibu saya menderita kanker hati stadium IV. Saat mendengar nenek saya menderita kanker paru-paru. Saat kakek saya menderita kanker nasofaring. Saat ibu mertua saya menderita kanker usus besar. Dan saat adik perempuan saya divonis menderita kanker serviks yang poorly differentiated (paling ganas).

Sungguh hari-hari panjang yang penuh kegelisahan!

Kata “kanker” bagaikan palu godam yang memukul kita sampai nyaris hancur tak bersisa. Seperti kiamat rasanya. Tetapi tidak. Diagnosa kanker bukan akhir segalanya. Justru itu adalah sebuah awal. Awal perjuangan dan perlawanan kita terhadap kanker.

Tidak seperti 10 atau 20 tahun yang lalu, saat ini dunia kedokteran telah mengalami kemajuan sangat pesat. Walaupun prosedur pengobatan kanker sekilas tampak sama dari tahun ke tahun, berbagai teknik pengobatan baru terus ditemukan, berbagai obat-obat baru yang lebih efektif terus dikembangkan, dan berbagai sarana pendeteksi bekerja semakin canggih sehingga bisa mendeteksi kanker lebih dini dan lebih teliti.

Tidak mengherankan kalau para periset berani mencanangkan pada tahun 2015 kanker bisa disembuhkan secara total seperti halnya flu atau diare Smile

Jadi, hal pertama yang harus Anda lakukan kalau didiagnosa menderita kanker adalah bangkit dari rasa terpukul, cemas, dan takut itu. Akan sangat membantu kalau Anda bisa bicara dengan seseorang. Keluarga, sahabat, kerabat, atau mantan penderita kanker yang telah sembuh, biasanya otomatis memberikan dukungan ketika tahu Anda menderita kanker. Inilah enaknya jadi orang Indonesia yang rasa kebersamaannya masih sangat kuat.

Saat ini di berbagai rumah sakit rumah sakit besar di Indonesia seperti RS Dr. Soetomo Surabaya atau RS Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta telah disediakan klinik khusus kanker. Di sana ada kelompok relawan yang bekerja sukarela mendampingi Anda selama dirawat di rumah sakit, bahkan bersedia datang ke rumah Anda. Mereka ini biasanya mantan penderita kanker yang telah sembuh, jadi tahu persis apa yang Anda rasakan dan apa yang Anda butuhkan.

Selain itu, Anda bisa bergabung dengan berbagai komunitas kanker di internet. Ada banyak sekali forum atau milis khusus kanker, sebagian bahkan merupakan komunitas khusus penderita kanker jenis tertentu. Di sana Anda bisa bertukar pikiran dengan orang-orang yang mengalami situasi yang sama dengan Anda –jadi lebih bisa memahami Anda–, sekedar curhat, atau belajar dari pengalaman orang lain.

Tips:
Tetaplah tenang, berdoa, dan berusaha. Percayalah pada saya, bahwa Tuhan Maha Menyayangi Anda, dan semua situasi yang menimpa Anda pasti mengandung hikmah baik yang akan Anda syukuri kemudian. (Titah Rahayu/rumahkanker.com)

 

 
Tahukah Anda?

MENGAPA ORANG INDONESIA SAKIT KANKER?

"Indonesia sangat kaya tanaman berkhasiat antikanker, jauh lebih kaya daripada Cina, dan lebih bagus mutunya. Tetapi mengapa angka kejadian kanker di Indonesia lebih tinggi daripada Cina? Karena orang Indonesia suka sekali makan gorengan..."

(Prof. Dr. Li Peiwen, ahli kanker & obat tradisional senior Cina.)

Masalah Psikologi Pada Penderita Kanker

Pengobatan holistic atau holistic medicine didasarkan atas dua hal yaitu pengobatan fisik dan pengobatan psikis dan keduanya sanga [ ... ]


Mengatasi Masalah Buang Air Besar

Banyak di antara para pejuang kanker yang dalam perkembangan penyakitnya mengalami masalah dalam buang air besar (BAB). Diperkirak [ ... ]