"Untuk menjadi optimis memang bukan jalan yang mudah, mengingat kondisi tiap orang berbeda. Tapi yang penting optimisme harus tetap ada, walaupun jurang itu di depan kita, tinggal kita mau atau tidak untuk menyeberanginya."
(Jeremy, 28 th, penderita kanker otak)

Pengobatan yang pertama anda pilih jika diketahui terkena kanker adalah:
 

Mohon Perhatian

Untuk kepentingan sosial, seluruh artikel di Rumah Kanker boleh dikutip dan dipublikasi ulang dengan menyebutkan sumbernya. Sebuah email pemberitahuan dapat mewakili penghargaan anda kepada kami. Tetapi penggunaan untuk kepentingan komersial harus mendapatkan ijin terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan form kontak untuk menghubungi kami.
 

Manfaatkan informasi dalam Rumah Kanker secara bijaksana. Gunakan artikel sebagai pelengkap, bukan pengganti konsultasi, keterangan, dan nasehat dokter. Anda tetap harus bertatap muka langsung dengan dokter. Konsultasi online tidak memadai untuk diagnosa penyakit dan menentukan pengobatan yang tepat.

Silakan Masuk



Kami menjaga privasi Anda.

Bezuk

Ada 8 Tamu berkunjung
Anda pengunjung ke : 942348
Mengapa Harus Operasi? Bookmark and Share

Pembedahan merupakan jenis pengobatan kanker yang paling tua dan paling penting. Selain untuk pengobatan, pembedahan juga dilakukan untuk menegakkan diagnosa dan menentukan stadium kanker. Dengan semakin majunya teknik pembedahan, tingkat keberhasilannya pun semakin meningkat. Kini pembedahan diupayakan menimbulkan luka seminimal mungkin, sehingga penderita tetap dapat beraktivitas senormal mungkin.

Pembedahan –yang secara awam lebih dikenal dengan istilah operasi– menawarkan tingkat kesembuhan yang paling tinggi dibanding pengobatan kanker jenis lainnya, khususnya jika sel-sel kanker belum menyebar ke bagian tubuh lain.

Sebagian besar penderita kanker memerlukan operasi pembedahan (dalam skala besar maupun kecil, yang kadang bahkan tidak menimbulkan luka bedah sama sekali) dengan berbagai tujuan:

Preventif (Pencegahan)
Dilakukan untuk mengangkat jaringan tubuh non kanker yang dikhawatirkan akan berkembang menjadi ganas/kanker. Contohnya, operasi untuk mengangkat polip di usus besar.

Diagnostik
Lazim disebut biopsi, dilakukan untuk mengambil sampel jaringan untuk mengetahui ganas-tidaknya atau apa jenis kankernya. Diagnosa kanker sering hanya dapat dipastikan dengan cara memeriksa sampel jaringan menggunakan mikroskop.

Menentukan Stadium
Sekalipun pemeriksaan fisik dan hasil pemeriksaan laboratorium atau foto dapat membantu menetukan stadium kanker, operasi bisa lebih akurat menunjukkan sudah seberapa jauh kanker itu menyebar, misalnya operasi laparotomi atau laparoskopi.

Penyembuhan
Selama berpuluh-puluh tahun tindakan operasi merupakan cara penyembuhan kanker yang paling utama. Terkadang dikombinasikan dengan kemoterapi atau radiasi (atau keduanya sekaligus), terkadang tidak. Kemoterapi dan radiasi bisa diberikan sebelum atau sesudah pembedahan, bahkan radiasi kadang diberikan pada saat dilakukan pembedahan.

Jika jaringan kanker belum menyebar dan seluruhnya bisa diangkat, tindakan ini dapat membawa kesembuhan total. Tetapi jika sudah menyebar ke sekitarnya, apalagi ke organ tubuh lain seperti pada penderita stadium lanjut, mengangkat seluruh jaringan kanker beresiko menyebabkan kerusakan yang terlalu parah. Tindakan operasi dilakukan hanya untuk mengangkat sebanyak mungkin jaringan, sisanya dibersihkan dengan kemoterapi atau radioterapi.

Paliatif
Pada beberapa jenis kanker stadium lanjut yang tidak mungkin disembuhkan, tindakan operasi dilakukan untuk mengatasi komplikasi dan gangguan yang timbul. Misalnya, kadang ada kanker di bagian perut tumbuh begitu besar sampai menyumbat usus atau mengganggu organ-organ lain. Ini perlu diatasi. Bisa juga pembedahan dilakukan untuk menghilangkan sumber rasa sakit yang tidak mungkin diatasi dengan obat-obatan biasa.

Suportif
Pembedahan jenis ini bertujuan untuk menunjang pengobatan jenis lain. Misalnya operasi pemasangan port kateter pada pembuluh darah, yang akan digunakan untuk memasukkan obat-obat kemoterapi, mengambil sampel darah, dsb.

Rekonstruktif
Bedah rekonstruksi dilakukan untuk mengembalikan penampilan seseorang atau fungsi organ tubuhnya setelah dilakukan operasi lain sebelumnya. Contohnya pada kanker payudara, perlu dilakukan bedah rekonstruksi setelah penderita menjalani operasi mastektomi (pengangkatan payudara). (Titah Rahayu/rumahkanker.com)

 
Tahukah Anda?

MENGAPA ORANG INDONESIA SAKIT KANKER?

"Indonesia sangat kaya tanaman berkhasiat antikanker, jauh lebih kaya daripada Cina, dan lebih bagus mutunya. Tetapi mengapa angka kejadian kanker di Indonesia lebih tinggi daripada Cina? Karena orang Indonesia suka sekali makan gorengan..."

(Prof. Dr. Li Peiwen, ahli kanker & obat tradisional senior Cina.)

Masalah Psikologi Pada Penderita Kanker

Pengobatan holistic atau holistic medicine didasarkan atas dua hal yaitu pengobatan fisik dan pengobatan psikis dan keduanya sanga [ ... ]


Mengatasi Masalah Buang Air Besar

Banyak di antara para pejuang kanker yang dalam perkembangan penyakitnya mengalami masalah dalam buang air besar (BAB). Diperkirak [ ... ]