| Mengatasi Masalah Buang Air Besar |
|
|
|
Banyak di antara para pejuang kanker yang dalam perkembangan penyakitnya mengalami masalah dalam buang air besar (BAB). Diperkirakan 8-21% mengalami sembelit atau kesulitan buang air besar, yaitu BAB kurang dari tiga kali seminggu. Konsistensinya dapat keras, normal, atau lunak, biasanya disertai kembung dan sensasi pengeluaran kotoran yang tidak tuntas.
SEMBELIT: dialami 21% pejuang kanker.
Berbeda dengan sembelit pada orang sehat yang umumnya dapat diatasi dengan memperbanyak minum, memperbanyak konsumsi serat makanan, atau memperbanyak gerak, hal-hal demikian belum tentu dapat dilakukan oleh pejuang kanker. Karena tidak sedikit pejuang kanker stadium lanjut yang fungsi organ-organ tubuhnya tidak normal lagi. Karena itu, untuk mengatasi kesulitan BAB harus diketahui penyebabnya lebih dahulu. Namun ada hal-hal sederhana yang dapat dilakukan pejuang kanker untuk memperlancar BAB, antara lain: • Jadwal makan tetap dan teratur dari hari ke hari. • Mencoba BAB dengan jadwal yang tetap dan teratur setiap hari. • Minum segelas air hangat segera setelah bangun tidur di pagi hari. • Minum 8-10 gelas air putih, jus, atau kuah sayur setiap hari jika tidak mengalami gangguan ginjal atau gangguan berkemih. Air rebusan temulawak bahkan dapat memperlunak tinja. • Batasi minuman dan makanan yang merangsang produksi gas. • Untuk mengurangi udara yang tertelan, makanlah tanpa banyak bicara, minum tanpa menggunakan sedotan, dan jangan mengunyah permen karet. • Jika tidak ada penyumbatan/penyempitan usus, perbanyak konsumsi serat makanan terutama yang dapat memperlunak tinja misalnya pepaya dan pisang ambon. • Jika memungkinkan dan tidak ada gangguan syaraf/tulang, lakukan olahraga sesuai kemampuan. Jika tidak mampu bangkit dari tempat tidur, sering menggerakkan kaki dan berganti posisi dapat berfungsi sebagai olahraga ringan. • Jika cara-cara di atas tidak berhasil, mintalah saran pencahar pada dokter. Ada banyak jenis pencahar yang bekerja dengan cara yang berbeda-beda (dan tidak selalu cocok dengan kondisi anda). Gunakan seperlunya, karena terlalu sering menggunakan pencahar justru membuat usus semakin malas untuk berkontraksi dan memperparah sembelit. • Jika selama tiga hari berturut-turut tidak dapat BAB, segeralah konsultasi ke dokter. DIARE Ketika sebagian pejuang kanker mengalami konstipasi atau sembelit, 6-10% lainnya justru mengalami diare, yakni BAB cair lebih dari tiga kali sehari. Penyebabnya juga bermacam-macam, antara lain kanker usus, usus terjepit massa tumor, diet yang tidak tepat (keracunan makanan, terlalu tinggi serat, makanan pedas, alkohol), obat-obatan (pencahar, antibiotik, sitotoksik, antiradang), infeksi, radang usus, malabsorbsi lemak, tindakan bedah, diabetes, kecemasan, dan lain-lain. Sama seperti konstipasi, untuk mengatasi diare pada pejuang kanker juga perlu mengenali penyebabnya lebih dulu. Namun ada hal-hal bersifat umum yang bisa dilakukan pejuang kanker di rumah:
Selain kedua cara di atas, sekarang ada pilihan lain, yaitu anal irrigation system. Menggunakan alat mirip kateter untuk buang air kecil, tetapi khusus untuk BAB. Pasien cukup berbaring miring di tempat tidur, kemudian ujung kateter dimasukkan secara lembut ke dalam dubur. Setelah kateter terpasang, tinggal memasang kantong penampung kotoran pada ujung luar kateter. Dengan bantuan air bersih biasa, isi usus besar dapat dikuras bersih dan langsung tertampung di dalam kantong yang tertutup rapat, sehingga kotoran, cairan, maupun baunya tidak tercecer ke luar, bahkan tidak menyentuh kulit luar penderita. (Titah Rahayu/rumahkanker.com)
|
