| Memberi Tahu Anak-anak |
|
|
Mengatakan bahwa Anda menderita kanker kepada anak yang masih remaja atau bahkan kanak-kanak adalah tantangan tersendiri. Banyak orang lebih suka merahasiakan keadaannya pada anak-anaknya. Ada semacam perasaan “tidak tega” atau “kasihan”, atau mungkin justru tidak siap menghadapi reaksi mereka. Tetapi kanker bukanlah sesuatu yang mudah dirahasiakan, karena akan banyak perubahan yang terjadi dalam keluarga Anda selama proses pengobatan. Misalnya, Anda akan sering meninggalkan mereka untuk menjalani pemeriksaan laboratorium, pengobatan di rumah sakit; atau sebaliknya mereka akan melihat Anda di rumah meminum obat dalam jangka waktu lama, dan banyak sanak-saudara maupun tamu lain yang berkunjung menengok Anda. Jika anak-anak mengetahui kondisi Anda dari orang lain, atau secara tidak sengaja mendengar pembicaraan Anda, mereka akan menebak-nebak mengapa tidak diberi tahu. Mereka menangkap adanya situasi yang mengkhawatirkan, dan akan menjadi sangat khawatir atau takut karenanya. Bisa jadi hal ini malah akan membuat mereka kehilangan kepercayaan kepada Anda! Bicara pada anak
Seulas senyum dan belaian Anda akan sangat berarti untuk membuatnya lebih tenang. Tiap anak akan memberikan reaksi yang berbeda atas informasi Anda, tergantung pembawaannya, kedekatan hatinya dengan Anda, dan kandungan informasi yang Anda berikan. Kebanyakan anak tidak mampu mengatakan apa yang mereka rasakan. Tetapi Anda bisa mendeteksinya dari perilaku mereka. Kalau mereka tidak menunjukkan perubahan perilaku, berarti informasi Anda dapat mereka terima dengan baik tanpa pengaruh yang berarti pada kondisi psikis mereka. Ajaklah mereka bicara untuk membantu mengekspresikan perasaan mereka, dengan begitu Anda pun bisa membantu memecahkan masalah mereka. Paling tidak buatlah mereka merasa lebih nyaman dengan sedikit perhatian lebih, menemani mereka menonton acara TV kesukaannya, menawarkan kebebasan memilih apa yang mereka sukai, misal menu makan siang, pakaian apa yang akan dikenakan, dan sebagainya.Sedang kalau mereka menjadi lebih pendiam dari biasanya, atau sebaliknya lebih cerewet, lebih sering bertengkar dengan saudaranya, menunjukkan perubahan pola makan (lebih sering atau sebaliknya tidak mau makan), perubahan pola tidur, atau nilai ulangannya cenderung lebih jelek, berarti anak-anak Anda merasa tertekan. Hal-hal kecil seperti ini bisa berarti sangat besar bagi mereka, dan bagi Anda juga tentunya. Okay, salah satu masalah tersulit sudah terpecahkan. Sekarang Anda harus bersiap-siap untuk memulai pengobatan. (Titah Rahayu/rumahkanker.com)
|