"Untuk menjadi optimis memang bukan jalan yang mudah, mengingat kondisi tiap orang berbeda. Tapi yang penting optimisme harus tetap ada, walaupun jurang itu di depan kita, tinggal kita mau atau tidak untuk menyeberanginya."
(Jeremy, 28 th, penderita kanker otak)

Pengobatan yang pertama anda pilih jika diketahui terkena kanker adalah:
 

Mohon Perhatian

Untuk kepentingan sosial, seluruh artikel di Rumah Kanker boleh dikutip dan dipublikasi ulang dengan menyebutkan sumbernya. Sebuah email pemberitahuan dapat mewakili penghargaan anda kepada kami. Tetapi penggunaan untuk kepentingan komersial harus mendapatkan ijin terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan form kontak untuk menghubungi kami.
 

Manfaatkan informasi dalam Rumah Kanker secara bijaksana. Gunakan artikel sebagai pelengkap, bukan pengganti konsultasi, keterangan, dan nasehat dokter. Anda tetap harus bertatap muka langsung dengan dokter. Konsultasi online tidak memadai untuk diagnosa penyakit dan menentukan pengobatan yang tepat.

Silakan Masuk



Kami menjaga privasi Anda.

Bezuk

Ada 8 Tamu berkunjung
Anda pengunjung ke : 942347
  • 0
prev
next

Buku

Miracle of Cell Healing

News image

Dua minggu ini saya membaca tiga judul buku yang ternyata saling berkaitan satu sama lain. Berawal dari buku Bebas Dari Kanker Dengan Terapi Alternatif (Lianny Hendranata) hadiah dari seorang teman, disusul Law of Attraction, Mengungkap Rahasia Kehidupan (Michael J. Losier), dan Miracle of Cell Healing ...

Selengkapnya

Diet Kanker Sesuai Golongan Darah

News image

Bertahun-tahun telah lewat sejak kita duduk di bangku sekolah dasar, saat kita pertama kali mendapatkan pelajaran tentang konsep makanan empat sehat lima sempurna. Konsep yang membagi makanan sehat menjadi lima komponen besar ini (karbohidrat, sayur-mayur, buah-buahan, sumber protein, dan susu) ini terus-menerus  mendapatkan pengulangan dan ...

Selengkapnya
Diet Kanker Sesuai Golongan Darah Bookmark and Share
Bertahun-tahun telah lewat sejak kita duduk di bangku sekolah dasar, saat kita pertama kali mendapatkan pelajaran tentang konsep makanan empat sehat lima sempurna. Konsep yang membagi makanan sehat menjadi lima komponen besar ini (karbohidrat, sayur-mayur, buah-buahan, sumber protein, dan susu) ini terus-menerus  mendapatkan pengulangan dan tertanam lebih dalam melalui pelajaran-pelajaran di jenjang sekolah berikutnya, keluarga, media massa, dan juga dokter saat kita sakit.

Saat mengidap kanker, pelajaran mengenai makanan empat sehat lima sempurna lagi-lagi terulang, kali ini dengan sedikit variasi di sana-sini. Kalangan medis umumnya tetap bertahan pada prinsip empat sehat lima sempurna ini, dengan tambahan “Hindari makanan yang dibakar, makanan berjamur, mengandung pengawet, pewarna, perasa buatan, minyak jelantah, ayam negeri, dan telur ayam negeri. Lainnya boleh dan diperlukan untuk mempertahankan daya tahan tubuh.”

Kalangan naturopati memperkenalkan konsep vegetarian, yakni pengidap kanker tidak boleh memakan daging apa pun (kecuali ikan, bila dirasa perlu), termasuk telur dan susu. Alasannya, produk-produk hewani membuat pH tubuh menjadi asam –suatu kondisi yang sangat disukai kanker untuk tumbuh subur. Konsep ini pun sudah cukup luas diterima para pejuang kanker, khususnya yang menempuh pengobatan secara nonmedis, umumnya dikombinasikan dengan diet a la medis.

Beberapa pengobat kanker juga memberikan daftar dietnya masing-masing, yang umumnya tetap berpedoman pada prinsip empat sehat lima sempurna dengan variasi di sana-sini, yang garis besarnya telah terangkum dalam artikel Diet Bagi Pejuang Kanker (1).

Dr. Peter D'AdamoTetapi Dr. Peter D’Adamo melalui bukunya Diet Sehat Golongan Darah Untuk Mencegah dan Mengobati Kanker memberikan teori yang sama sekali berbeda dari sebelumnya. Ahli naturopati dari AS ini mengingatkan, tiap orang memiliki golongan darah yang berbeda karena darahnya mengandung antigen yang berbeda juga. Seseorang yang memiliki golongan darah A misalnya, jika ditransfusi dengan darah bergolongan B, maka tubuhnya akan menolak dengan mengeluarkan antibodi untuk melawan darah baru tersebut. Demikian juga seseorang yang hendak menjalani transplantasi organ tubuh, perlu diteliti segala sesuatunya untuk memastikan organ yang akan dicangkokkan benar-benar cocok dengan kondisi si penerima, sehingga tidak menimbulkan reaksi penolakan yang dapat berakibat fatal.

Teori itu diterapkan oleh Dr. Peter D’Adamo pada makanan. Ia menyatakan bahwa tiap jenis makanan juga mengandung antigen-antigen tertentu (disebut lektin) yang cocok bagi golongan darah tertentu, tetapi belum tentu cocok bagi golongan darah lain. Dengan dasar pemikiran ini, menjadi tidak masuk akal baginya kalau setiap orang di seluruh dunia harus menjalani diet yang sama mengikuti prinsip empat sehat lima sempurna.

Dr. Peter D’Adamo kemudian menyusun suatu daftar makanan yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi oleh seseorang bergolongan darah A, B, AB, maupun O. Dari daftar ini, ia kemudian membuat daftar yang lebih spesifik lagi, yaitu daftar makanan yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit tertentu berdasarkan golongan darahnya. Salah satunya ya buku Diet Sehat Golongan Darah Untuk Mencegah dan Mengobati Kanker ini.

buku Diet Sehat Golongan Darah untuk KankerDalam buku tersebut, makanan yang boleh dikonsumsi oleh masing-masing golongan darah masih dibedakan lagi menjadi makanan Super Bermanfaat, yaitu makanan yang mempunyai khasiat kuat dan spesifik untuk melawan kanker, kemudian makanan Bermanfaat, yaitu makanan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh, kesehatan metabolik, maupun kesehatan struktural; makanan Netral yang boleh sering dikonsumsi untuk pemenuhan zat gizi, dan makanan Netral yang hanya boleh dikonsumsi sesekali saja. Selebihnya adalah makanan yang harus dihindari.

Bukan hanya makanan pokok yang ada daftarnya dalam buku ini, tetapi juga berbagai sayur-mayur, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, bumbu-bumbu, minyak, bahkan juga minuman, dan vitamin/suplemen yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi. Sangat menarik dan mencerahkan membaca mengenai teori baru yang masuk akal dengan daftar yang begitu lengkap.

Walaupun dinyatakan buku-buku Dr. Peter D’Adamo telah diterjemahkan ke dalam 50 bahasa, kita tetap harus waspada. Karena teori baru tentang makanan yang dikembangkannya mulai tahun 1990-an ini belum didukung publikasi mengenai riset-riset yang telah dilakukan. Dr. Peter D’Adamo belum pernah mempublikasikan riset mengenai zat-zat yang terkandung dalam bahan makanan tertentu, maupun riset dan uji klinis mengenai kecocokan suatu bahan makanan terhadap suatu golongan darah. Benarkah riset dan uji klinis itu ada? Kapan dilakukan, di mana, oleh siapa, berapa dan siapa pesertanya, serta bagaimana hasilnya?

Apalagi kalau menilik sebagian dari diet yang dianjurkan justru merupakan kebalikan dari diet konvensional yang telah lama dikenal. Contohnya untuk golongan darah O, Dr. Peter justru menganjurkan daging merah sebagai makanan super bermanfaat, sebaliknya menganjurkan menghindari sumber-sumber karbohidrat. Menyikapi hal seperti ini kita harus berhati-hati, memantau perkembangan secara cermat, karena kalau ada kesalahan kesehatan kita yang menjadi taruhannya.

Sayangnya, daftar makanan yang ada di buku ini mengacu pada daftar makanan yang ada di Amerika. Banyak di antara bahan-bahan yang disebutkan yang tidak dikenal di Indonesia, sebaliknya sangat banyak makanan sehari-hari di Indonesia yang tidak disebutkan di sana. Mari kita tunggu ahli naturopati Indonesia yang ikut menerapkan dan mempromosikan buku ini menambahkan daftar makanan asli Indonesia ke dalamnya. (Titah Rahayu/rumahkanker.com)
 
Tahukah Anda?

MENGAPA ORANG INDONESIA SAKIT KANKER?

"Indonesia sangat kaya tanaman berkhasiat antikanker, jauh lebih kaya daripada Cina, dan lebih bagus mutunya. Tetapi mengapa angka kejadian kanker di Indonesia lebih tinggi daripada Cina? Karena orang Indonesia suka sekali makan gorengan..."

(Prof. Dr. Li Peiwen, ahli kanker & obat tradisional senior Cina.)

Masalah Psikologi Pada Penderita Kanker

Pengobatan holistic atau holistic medicine didasarkan atas dua hal yaitu pengobatan fisik dan pengobatan psikis dan keduanya sanga [ ... ]


Mengatasi Masalah Buang Air Besar

Banyak di antara para pejuang kanker yang dalam perkembangan penyakitnya mengalami masalah dalam buang air besar (BAB). Diperkirak [ ... ]